Jumat, 19 April 2013

Hampir ketangkap


Hampir ketangkap

    Pada suatu ketika sperti hari2 biasanya ichin dan tiara pergi jalan2 menikmati indahnya pemandangan kota pada malam hari, sekian lama berjalan2 mulai timbul dalm pikiran ichin untuk bermesraan dengan tiara, ichin mulai mencari tempat - tempat yg sepi untuk bisa berduan bersama tiara, dia pergi ketempat mereka biasa duduk2 makan jagung bakar, ternyata sudah dipenuhi sama pasangan2 yang lain, ichin gak menyerah begitu aja, dia trus berjalan, gak terasa sudah jauh mereka berjalan,  sampailah mereka disudut kota, gak terlalu sunyi jg sih tempatnya tapi lumayan gelap juga untuk orang2 pacaran, ichin mulai mencari tempat duduk,dipinggir jalan juga tapi lumayan gelap lah, disitu ada kursi, meja dan gerobak2 tempat orang jualan,  mungkin kalau disiang hari orang di ditempat itu berjualan, tapi tutup dimalam hari, ichin parkirkan sepeda motor dipinggir jalan, di sebrang jalan terlihat orang masih ramai, warga disekitar menyebutnya pasar malm, ichin melihat jam dalm HP nya, waktu masih menunjukkan jam 21.00 wib, masih dalm batas kewjaran untuk berpacaran sih, makanya ichin gak khwatir kali kalo dia duduk2 disitu berduaan, belum lama mereka duduk2, dan blum sempat ichin bermesraan dengan si tira, tiba - tiba datang seorang laki-laki yang mengendarai sepeda motor supra x, memakai jeket dan dengan gaya bicara nya yang sangat sok.
   " Selmat malam" sapa laki2 tersebut dengan sopannya..
   "Ya ...malam juga" jawab ichin..
  " Kalian tahu disini daerah sangat berbahaya sekali "
  "Gak tau pak, emang kenapa ya pak" tanya ichin kembali..
    "Disini sering kejadian seperti kalian berdua ini lah, pertama nya pacaran..trus tiba2 datang sekelompok pemuda, laki2 nya ditarik kesemak2 dan dibunuh, sedangkan wanitanya mereka perkosa.."
   "Oo..masa sih pak.." Ichin bertanya kembali dan dengan sedikit tidak percayanya ucapan laki-laki tersebut
  "Tolong perlihatkan KTP Kalian berdua" laki2 meminta dengan tegas..
 Lalu ichin mengasih KTP sama Laki-laki itu..
    "Kamu..mana KTP kamu?" Tanya laki itu kepada tiara..
Somplak lansung aja tiara membentak dengan nada tinggi
   " Eh..pak apa salah kami, kami kan cuma duduk2 aja disini, lagian jam kan masih gak terlalu malam kali pak.." Sahut tiara dengan sedikit marah..
 Waduh..melihat tiara seperti itu spontan aja..ichin jadi takut..ichin takut jangan2 dia nantik mengkap kami berdua dan dibawa kekantor polisi, dalam pikiran ichin jangan laki2 ini memang polisi yang sedang patroli dan ia memakai baju bebas..
  " Udah lah tiara gak usah dilawan.." Ichin mencoba menenangkan tiara.
 Namun Tiara tetap tak mau memberikan KTP pada laki itu, perdebatan tiara dengan laki-laki itu tak terhelakkan lagi, sampai-sampai laki2 itu berkata
  " Kamu ngelawan ya sama saya,, ya udah kalian saya bawa ke kantor saja, nantik jelaskan disana.."
Mendengar laki2 itu bicar..jantung ichin berdenyut kencng..apa yg ichin takutkan terjadi juga, dalm pikiran ichin gimana mau menjelaskan sama orang tua nanti nya klo uda nyampai dikantor dan ichin mulai memohon sama laki itu agar jangan lah sampai dibawa kekantor..klo bisa damai ditempat ya dah damai ditempat aja asal jangan sampai dibawa keKantor..
    " Pak..jangan lah pak..kami kan gak ngapa2ian disini dow pak.." Ichin memohon sama laki itu,,
   " Tetap tidak bisa.." Sahut laki2 itu..
Dan laki itu terlihat mulai menelpon seseorang..
   " Kijang satu..kijang satu..ssst!!..disini ada 2 kambing terjerat..ssst..tolong kirim armada untuk pengangkutan ke markas..ssst..
  Dasar polisi-polisi somplak, enak aja bilang bgitu, emangnya kami berdua kambing  apa..pikir ichin dalam hati
    "Kalian tunggu disini..sebntar lagi mobil patroli akan sampai.." Laki2 itu mengancam..
Saking bodohnya neh polisi dia kembalikan KTP sama kunci sepedamotor mereka..awalnya ichin gak da terpikir untuk kabur..tapi beda dengan pikiran tiara..
Sebelum mobil patroli datang tuh polisi menjaga mereka dengan ketat agar mereka berdua jangan kabur,,dan akhirnya sampai juga mobil ptroli yg ditunggu2 walaupun ichin sama sekali gak pengen menunggu mobil patroli itu, kalu bisa tuh mobil gak sampai2 ketempat mereka..
Terlihat dari dalm mobil ada dua orang polisi yg duduk didepan,,sedangkan dibagian belakang mobil yang terbuka dan hanya ada kursi yang bersandar antara punggung sama punggung yg biasanya ichin cuma liat yang duduk biasanya disitu..klo gak penjahat yg diborgol, klo gak mayat korban kecelakaan ataupun pembunuhan.. Ichin sudah membayangkan bagaimana jika dia duduk disitu dan ditengok oleh orang di sepanjang jalan menuju kantor polisi, pada malam itu ichin bukan lah pasangan pertama yang tertangkap, namun masih ada dua pasangan lagi yg sudah berada diatas mobil patroli tersebut, saking bodohnya pasangan tersebut, sang cow manaiki sepedamotor sambil mengikuti mobil patroli yang diatas nya berisikan cew mereka masing-masing, tapi dalm hal ini beda dengan ichin dan tiara justru kebalikan dari mereka, tiara mempunyai rencana lain sedangkan ichin sama sekali tidak mngetahui rencana tiara tersebut, tiara memilih membawa sepeda motor, sedangkan ichin yg dalam mobil patroli yg sungguh tidak ada seru2nya sama sekali, mobil patroli lumayan jauh dari sepeda motor kami, sedang laki2 yg menagkap mereka tadi membawa ichin masuk mobil patroli..sebelum masuk mobil tiba2 tiara memangil ichin..
 "Bg..kesini sebentar" tiara memangil ichin...
  "Pak permisi sebentar ya pak..pacar saya manggil saya pak.."
Tampa ada rasa curiga sedikit pun dengan mereka polisi itu pun memperbolehkan ichin bertemu dengan tiara..
Sambil menghidupkan mesin sepedamotor tiara blang sama ichin..
  " Bg nantik klo polisi itu lengah,, naik keatas motor ya kita lansung kabur.."
 Pucuk di cinta ulam pun tiba begitu lah kata pepatah mengatakan..
Polisi lengah sedikit..dan..
  " Bg cepat naik, cepat naik bg..kita kabur.. Kata tiara..
Dan tiba tiba..brummmm.....brum brummm!!!!
Tiara menggas motor dengan kencang..terdengar suara dibelakang teriakkan mereka namun mereka berdua tidak mw mlihat kebelakang kembali, sampai2 lampu merah dia terobos, dan gak sedikit merka hampir tabrakan dengan kendraan lain, muka ichin terlihat pucat sekali, ichin sudah pasrah dengan apa yg terjadi,,setelah tiara merasa cukup jauh dari kejaran polisi2 tersebut, ichin meminta tiara untuk berhenti sejenak, menghilang kan rasa cemas risau..kemudian ichin meminta dia yg membawa sepeda motor lagi biar aman..setelah rasa cemas tadi hilang mereka pun kembali jalan..disepanjang jalan mereka berdua terdiam..dan ichin berhenti lalu ia  turun dari motor, dan memandang wajah tiara..kemudian baru lah mereka ketawa berdua..hahaaha..mereka berdua selamat dari penangkapan..gak terbayangkan oleh ichin jika seandainya mereka tertangkap berdua, dan pasti disurh memanggil orangtua, apa yg mw disampaikan ichin sama orangtuanya, jikalau ichin tertangkap dalm hal semacam ini..walaupun mereka gak melakukan apa2 tapi tertangkap di tempat seperti itu sudah menjadi imej negatif bagi orang tua mereka berdua..ichin gak pernah melupakan kejadian yang hampir saja membawanya kekantor polisi tersebut,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar