Hampir ketangkap
Pada suatu ketika sperti hari2 biasanya ichin
dan tiara pergi jalan2 menikmati indahnya pemandangan kota pada malam hari,
sekian lama berjalan2 mulai timbul dalm pikiran ichin untuk bermesraan dengan
tiara, ichin mulai mencari tempat - tempat yg sepi untuk bisa berduan bersama
tiara, dia pergi ketempat mereka biasa duduk2 makan jagung bakar, ternyata
sudah dipenuhi sama pasangan2 yang lain, ichin gak menyerah begitu aja, dia
trus berjalan, gak terasa sudah jauh mereka berjalan, sampailah mereka disudut kota, gak terlalu
sunyi jg sih tempatnya tapi lumayan gelap juga untuk orang2 pacaran, ichin
mulai mencari tempat duduk,dipinggir jalan juga tapi lumayan gelap lah, disitu
ada kursi, meja dan gerobak2 tempat orang jualan, mungkin kalau disiang hari orang di ditempat
itu berjualan, tapi tutup dimalam hari, ichin parkirkan sepeda motor dipinggir
jalan, di sebrang jalan terlihat orang masih ramai, warga disekitar menyebutnya
pasar malm, ichin melihat jam dalm HP nya, waktu masih menunjukkan jam 21.00
wib, masih dalm batas kewjaran untuk berpacaran sih, makanya ichin gak khwatir kali
kalo dia duduk2 disitu berduaan, belum lama mereka duduk2, dan blum sempat
ichin bermesraan dengan si tira, tiba - tiba datang seorang laki-laki yang
mengendarai sepeda motor supra x, memakai jeket dan dengan gaya bicara nya yang
sangat sok.
" Selmat malam" sapa laki2
tersebut dengan sopannya..
"Ya ...malam juga" jawab ichin..
" Kalian tahu disini daerah sangat
berbahaya sekali "
"Gak tau pak, emang kenapa ya pak"
tanya ichin kembali..
"Disini sering kejadian seperti kalian
berdua ini lah, pertama nya pacaran..trus tiba2 datang sekelompok pemuda, laki2
nya ditarik kesemak2 dan dibunuh, sedangkan wanitanya mereka perkosa.."
"Oo..masa sih pak.." Ichin
bertanya kembali dan dengan sedikit tidak percayanya ucapan laki-laki tersebut
"Tolong perlihatkan KTP Kalian
berdua" laki2 meminta dengan tegas..
Lalu ichin mengasih KTP sama Laki-laki itu..
"Kamu..mana KTP kamu?" Tanya laki
itu kepada tiara..
Somplak lansung
aja tiara membentak dengan nada tinggi
" Eh..pak apa salah kami, kami kan cuma
duduk2 aja disini, lagian jam kan masih gak terlalu malam kali pak.."
Sahut tiara dengan sedikit marah..
Waduh..melihat tiara seperti itu spontan aja..ichin
jadi takut..ichin takut jangan2 dia nantik mengkap kami berdua dan dibawa
kekantor polisi, dalam pikiran ichin jangan laki2 ini memang polisi yang sedang
patroli dan ia memakai baju bebas..
" Udah lah tiara gak usah
dilawan.." Ichin mencoba menenangkan tiara.
Namun Tiara tetap tak mau memberikan KTP pada
laki itu, perdebatan tiara dengan laki-laki itu tak terhelakkan lagi, sampai-sampai
laki2 itu berkata
" Kamu ngelawan ya sama saya,, ya udah
kalian saya bawa ke kantor saja, nantik jelaskan disana.."
Mendengar laki2
itu bicar..jantung ichin berdenyut kencng..apa yg ichin takutkan terjadi juga,
dalm pikiran ichin gimana mau menjelaskan sama orang tua nanti nya klo uda
nyampai dikantor dan ichin mulai memohon sama laki itu agar jangan lah sampai
dibawa kekantor..klo bisa damai ditempat ya dah damai ditempat aja asal jangan
sampai dibawa keKantor..
" Pak..jangan lah pak..kami kan gak
ngapa2ian disini dow pak.." Ichin memohon sama laki itu,,
" Tetap tidak bisa.." Sahut laki2
itu..
Dan laki itu
terlihat mulai menelpon seseorang..
" Kijang satu..kijang satu..ssst!!..disini
ada 2 kambing terjerat..ssst..tolong kirim armada untuk pengangkutan ke
markas..ssst..
Dasar polisi-polisi somplak, enak aja bilang
bgitu, emangnya kami berdua kambing apa..pikir ichin dalam hati
"Kalian tunggu disini..sebntar lagi
mobil patroli akan sampai.." Laki2 itu mengancam..
Saking bodohnya
neh polisi dia kembalikan KTP sama kunci sepedamotor mereka..awalnya ichin gak
da terpikir untuk kabur..tapi beda dengan pikiran tiara..
Sebelum mobil
patroli datang tuh polisi menjaga mereka dengan ketat agar mereka berdua jangan
kabur,,dan akhirnya sampai juga mobil ptroli yg ditunggu2 walaupun ichin sama
sekali gak pengen menunggu mobil patroli itu, kalu bisa tuh mobil gak sampai2
ketempat mereka..
Terlihat dari dalm
mobil ada dua orang polisi yg duduk didepan,,sedangkan dibagian belakang mobil
yang terbuka dan hanya ada kursi yang bersandar antara punggung sama punggung
yg biasanya ichin cuma liat yang duduk biasanya disitu..klo gak penjahat yg
diborgol, klo gak mayat korban kecelakaan ataupun pembunuhan.. Ichin sudah
membayangkan bagaimana jika dia duduk disitu dan ditengok oleh orang di
sepanjang jalan menuju kantor polisi, pada malam itu ichin bukan lah pasangan
pertama yang tertangkap, namun masih ada dua pasangan lagi yg sudah berada
diatas mobil patroli tersebut, saking bodohnya pasangan tersebut, sang cow
manaiki sepedamotor sambil mengikuti mobil patroli yang diatas nya berisikan
cew mereka masing-masing, tapi dalm hal ini beda dengan ichin dan tiara justru
kebalikan dari mereka, tiara mempunyai rencana lain sedangkan ichin sama sekali
tidak mngetahui rencana tiara tersebut, tiara memilih membawa sepeda motor,
sedangkan ichin yg dalam mobil patroli yg sungguh tidak ada seru2nya sama
sekali, mobil patroli lumayan jauh dari sepeda motor kami, sedang laki2 yg
menagkap mereka tadi membawa ichin masuk mobil patroli..sebelum masuk mobil
tiba2 tiara memangil ichin..
"Bg..kesini sebentar" tiara memangil
ichin...
"Pak permisi sebentar ya pak..pacar saya
manggil saya pak.."
Tampa ada rasa
curiga sedikit pun dengan mereka polisi itu pun memperbolehkan ichin bertemu dengan
tiara..
Sambil
menghidupkan mesin sepedamotor tiara blang sama ichin..
" Bg nantik klo polisi itu lengah,, naik
keatas motor ya kita lansung kabur.."
Pucuk di cinta ulam pun tiba begitu lah kata
pepatah mengatakan..
Polisi lengah
sedikit..dan..
" Bg cepat naik, cepat naik bg..kita
kabur.. Kata tiara..
Dan tiba
tiba..brummmm.....brum brummm!!!!
Tiara menggas
motor dengan kencang..terdengar suara dibelakang teriakkan mereka namun mereka
berdua tidak mw mlihat kebelakang kembali, sampai2 lampu merah dia terobos, dan
gak sedikit merka hampir tabrakan dengan kendraan lain, muka ichin terlihat
pucat sekali, ichin sudah pasrah dengan apa yg terjadi,,setelah tiara merasa
cukup jauh dari kejaran polisi2 tersebut, ichin meminta tiara untuk berhenti
sejenak, menghilang kan rasa cemas risau..kemudian ichin meminta dia yg membawa
sepeda motor lagi biar aman..setelah rasa cemas tadi hilang mereka pun kembali
jalan..disepanjang jalan mereka berdua terdiam..dan ichin berhenti lalu ia turun dari motor, dan memandang wajah
tiara..kemudian baru lah mereka ketawa berdua..hahaaha..mereka berdua selamat
dari penangkapan..gak terbayangkan oleh ichin jika seandainya mereka tertangkap
berdua, dan pasti disurh memanggil orangtua, apa yg mw disampaikan ichin sama
orangtuanya, jikalau ichin tertangkap dalm hal semacam ini..walaupun mereka gak
melakukan apa2 tapi tertangkap di tempat seperti itu sudah menjadi imej negatif
bagi orang tua mereka berdua..ichin gak pernah melupakan kejadian yang hampir
saja membawanya kekantor polisi tersebut,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar